BACA

Part 1

Tulisan itu terdiri dari 4 huruf yang merupakan 3 karakter pertama Alfabeth, A, B dan C. Kata Dasar ini apabila diotak-atik akan muncul sebuah reaksi berantai yang bisa saja tidak bisa terputus. Proses ‘Baca’ akan mensyaratkan untuk ‘belajar’. Proses ‘Baca’ akan menghasilkan ‘Pemahaman’ dan ‘konsep’. Penggabungan kedua hasil ini bisa memunculkan ‘Bacaan’. Tidak terhenti disini saja. ‘Bacaan’ akan memancing ‘Belajar baca’ dan seterusnya sehingga menjadi rangkaian reaksi berantai.

Sebuah bacaan akan memancing sesorang yang belum bisa baca untuk belajar. Juga memancing seseorang yang sudah bisa membaca untuk membacanya. Dalam proses membaca, tingkatan yang paling baik adalah membaca dan memahami maksudnya.

Membaca saja, maka makna tulisan akan seperti angin lalu diotaknya.

Membaca dan memahami, makna tulisan akan memunculkan kerangka berfikir dalam otaknya. Kerangka fikir ini tentu saja melekat dalam otak dan akan sulit hilang.

Membaca saja, akan sulit dalam hal menghafal. Tetapi membaca dan memahami akan mempermudah seseorang untuk menghafal tulisan yang dibaca.

Jika tulisan yang dibaca dan dipahami itu dianggap baik, bisa diterima otaknya, bukan tidak mungkin tulisan itu bisa menjadi sebuah tindakan pelaksanaan. Bila tulisan itu dipahami dan bertentangan dengan dirinya maka akan muncul tindakan yang menentang. Hal ini jelas tidak mungkin terjadi pada pembaca yang hanya membaca saja.

Tulisan yang bisa diterima oleh pembaca, akan memunculkan keinginan pula untuk bisa menulis. Tentu saja maksudnya adalah agar bisa dibaca.

~~

Hebat bukan “BACA” itu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: